PENERAPAN BERMAIN PAPER CLAY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK WILAYAH CILEDUG
DOI:
https://doi.org/10.64069/jkd.v2i1.17Keywords:
Anak PrasekolahAbstract
termasuk dalam aspek motorik halus yang berperan penting untuk menunjang kesiapan belajar, keterampilan sosial, dan aktivitas sehari-hari. Hambatan dalam perkembangan motorik halus dapat membatasi aktivitas anak di sekolah dan berpengaruh pada aspek akademik maupun sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intervensi bermain paper clay dalam meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak prasekolah di TK Aisyiyah 76 Ciledug.
Metode: Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan melibatkan 3 responden. Intervensi diberikan selama 10 hari setelah pembelajaran, masing-masing selama 20–30 menit. Penilaian keterampilan motorik halus dilakukan menggunakan lembar observasi keterampilan motorik halus yang diisi pada saat sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa ketiga responden mengalami peningkatan keterampilan motorik halus dari kategori “cukup meningkat” menjadi kategori “meningkat”. Responden I memperoleh persentase dari 50% (cukup meningkat) menjadi 66% (meningkat), Responden II memperoleh persentase 50% (cukup meningkat) menjadi 61% (meningkat), dan Responden III memperoleh persentase 55% (cukup meningkat) menjadi 72% (meningkat).
Kesimpulan: Perkembangan terlihat pada aspek keterampilan memegang pensil, menulis, serta koordinasi tangan, meskipun pada keterampilan menggunting masih diperlukan latihan tambahan. Berdasarkan hasil analisis, intervensi bermain paper clay terbukti efektif dalam menstimulasi keterampilan motorik halus pada anak usia prasekolah. Dengan demikian, kegiatan bermain berbasis media paper clay dapat dijadikan salah satu alternatif stimulasi yang menyenangkan dan bermanfaat dalam mendukung tumbuh kembang anak
References
Widyaningrum, R., & Dkk, …. (2024). Efektivitas Terapi Bermain Plastisin Dalam Meningkatkan Ketrampilan Motorik Halus Anak Usia Pra Sekolah. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 15(01), 86–93.
Setianingsih, R., dkk. (2024). Hambatan Perkembangan Anak dalam Aspek Sosial dan Akademis
Khadijah, & Amelia, N. (2022). Perkembangan motorik halus anak usia dini: Teori dan praktik. Jakarta: Prenada Media.
Mahmudah, V. N., Yusuf Muslihin, H., & Lolita, A. (2024). Upaya Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Paper Clay.
Rumahorbo, M. R., & Siregar, S. N. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Motorik Balita. CHMK Health Journal, 4(2), 117–127.
Winarsih, Y., & Wijaya, E. Y. (2025). Studi kualitatif di KB Cahaya Putra Tegalombo mengenai aplikasi pembelajaran berbasis permainan edukatif untuk meningkatkan minat belajar anak. Jurnal Al-Athfal, 3(1), 1–12. https://jurnal.staim-probolinggo.ac.id/index.php/Al-Athfal/article/view/1853/1311
Nurhayati, S., Zarkasih Putro, K., & Permainan Anak Usia Dini, B. (2021). Bermain dan Permainan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Islam Usia Dini, 4(1), 1–13.
Maghfiroh, L., Yuliani, N., & Pendidikan Islam Anak Usia Dini Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhar Menganti Gresik, P. (2022). Hal 74-86 Lailatul Maghfiroh 1. Dalam Naning Yuliani (Vol. 2, Nomor 2).
Marsuki, U. (2021). Peningkatan Perkembangan Motorik Halus Anak Melalui Permainan Paper Clay Pada Anak Usia 4-5 Tahun Di Desa Madello Kecamatan Balusu Kabupaten Barru. Uin Alauddin Makassar.
Asti, A. Sri Wahyuni, Jein, & Rusmayadi. (2024). Pengaruh Permainan Paper Clay terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4–5 Tahun di PAUD Doa Ibu. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(1), 1734–1745. https://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/2693
Rahmawati, R., Habibi, M. M., & Rachmayani, I. (2022). Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Melalui Bermain Bubur Kertas Pada Anak Usia 5-6 Tahun di KB Mentari Gomong Tahun Ajaran 2021/2022. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3b), 1385–1391.
Putro, K. Z. (2021). Pengaruh faktor genetik pada perkembangan anak usia dini. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 7(2), 53–63.
Dubale, Y. M., Helge, J. W., Rollo, I., Lauritsen, L., Høst, H. H., Faber, J., & Wedderkopp, N. (2025). Do physical fitness and motor skill performances in early childhood relate to overweight and obesity? BMC Pediatrics, 25(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s12887-025-05738-x
Noor, T. R. (2023). Optimalisasi aktivitas pengembangan motorik halus anak usia dini (3–4 tahun). Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4336–4348
Hidayati, N. R., & Nuraini, L. (2020). Peran lingkungan belajar dalam mengembangkan motorik halus anak usia prasekolah. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 345–353.
Putri, A. M., & Kurniawati, N. (2022). Hubungan stimulasi orang tua terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2881–2890.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Chika Rafelia, Elfira Awalia Rahmawati, Sri Atun Wahyuningsih, M. Luthfi Adillah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










